Selasa, 04 Januari 2011

Tugas Kepariwisataan

MINAT MASYARAKAT TERHADAP MUSEUM

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin pesat di era modern ini, membuat masyarakat mengikuti berbagai trend modern yang sedang marak belakangan ini, seperti banyaknya masyarakat yang terus mengikuti kemajuan dan perkembangan dalam bidang teknologi, fashion, dan sebagainya. Sehingga mereka enggan untuk menoleh kembali ke belakang, mempelajari sejarah-sejarah pada masa lampau. Mereka sangat menikmati situasi dan keadaaan yang serba modern sekarang ini dan mereka dengan mudah melupakan serta tidak mempedulikan sejarah-sejarah atau peninggalan-peninggalan di masa lampau.

Salah satu bentuk kepedulian Negara terhadap pelestarian sejarah dan peninggala-peninggalan pada masa lampau adalah dengan membangun museum-museum sebagai tempat dimana masyarakat dapat mengetahui dan mempelajari sejarah dan peninggala-peninggalan pada masa lampau dengan mengunjungi museum-museum yang ada. Museum tidak hanya identik dengan kata "kuno", tetapi museum merupakan tempat kita belajar, menggali informasi, dan mengenali bangsa kita. Mungkin saat disebut kata museum yang terlintas adalah benda-benda pra sejarah dan peninggalan-peninggalan kuno, sesungguhnya itu tidak sepenuhnya benar.

Seiring perkembangan waktu dan tuntutan ilmu pengetahuan saat ini, museum tidak lagi menjadi tempat monoton dan terkesan terlalu serius. Sekarang ini, museum tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk menyimpan peninggalan-peninggalan kuno tetapi dapat pula digunakan sebagai tempat refreshing, tempat pelestarian budaya, observasi, sekaligus konservasi flora dan fauna terutama hewan langka dan tumbuhan langka. Tetapi masih banyak masyarakat umum yang enggan untuk berkunjung ke museum, biasanya hanya anak-anak sekolah atau mahasiswa yang sering terlihat sedang mengunjungi museum.


B. Rumusan Masalah

1. Seberapa sering masyarakat mengunjungi museum?
2. Museum apa yang sering dikunjungi oleh masyarakat?
3. Apa alasan masyarakat untuk berkunjung ke museum?
4. Apa saja kelebihan dan kekurangan pada museum?
5. Apa kesan-kesan masyarakat setelah berkunjung ke museum?

C. Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan makalah ini antara lain sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui seberapa besar minat masyarakat terhadap museum.
2. Untuk mengetahui museum apa saja yang banyak diminati oleh masyarakat.
3. Untuk mengetahui alasan masyarakat berkunjung ke museum.
4. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pada museum.
5. Untuk mengetahui kesan-kesan masyaraka setelah berkunjung ke museum.

D. Manfaat Penulisan

Manfaat dalam penulisan makalah ini adalah untuk memberikan informasi kepada semua pihak bahwa sekarang ini museum tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk menyimpan peninggalan kuno saja, tetapi museum juga digunakan sebagai sebagai tempat wisata, tempat pelestarian budaya, observasi, sekaligus konservasi flora dan fauna terutama hewan langka dan tumbuhan langka.

Manfaat lainnya yaitu, mengubah cara pandang masyarakat mengenai museum yang selama ini dinilai sebagai sesuatu yang membosankan. Dengan berkunjung ke museum, kita dapat mempelajari sejarah dan peninggalan pada masa lampau secara lebih efektif. Tidak hanya mendengarkan cerita atau membaca layaknya di buku, di museum pengunjung juga bisa menyaksikan secara langsung bukti sejarah dan peninggalan-peninggalan tersebut. 2
BAB II: KAJIAN TEORI

A. Pengertian Minat

Minat adalah sumber motivasi yang mendorong seseorang untuk melakukan apa yang ingin dilakukan dengan penuh kesadaran. Minat harus dipandang sebagai suatu kesadaran, karena minat merupakan aspek psikologis seseorang untuk menaruh perhatian terhadap kegiatan tertentu dan mendorong seseorang untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

B. Pengertian Masyarakat

Masyarakat adalah suatu perkumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan yang sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok atau kumpulan manusia tersebut.

C. Pengertian Museum

Museum adalah suatu lembaga tempat penyimpanan, perawatan, pemeliharaan, pengamanan, pengoleksian, pemanfaatan benda-benda bukti material hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian budaya bangsa, yang bersifat terbuka untuk umum serta bersifat melayani kebutuhan masyarakat baik untuk pendidikan, penelitian ilmiah, ataupun sekedar untuk kesenangan.


D. Fungsi Museum

Museum memiliki beberapa fungsi, diantaranya:
1. Pengumpulan dan pengamanan warisan budaya
2. Dokumentasi dan penelitian ilmiah
3. Sarana pembelajaran dan penyebaran ilmu bagi masyarakat
4. Pengenalan kebudayaan antar daerah dan antar bangsa
5. Objek wisata

E. Jenis-jenis Museum

1. Museum khusus, yaitu museum yang hanya menyajikan koleksi berupa satu jenis objek ilmu pengetahuan atau kesenian. Contoh: Museum Bahari, Museum Seni Rupa, Museum Perangko, Museum Keramik, Museum Wayang.

2. Museum umum, yaitu museum yang menyajikan koleksi lebih dari satu jenis objek ilmu pengetahuan atau kesenian. Contoh: Museum Indonesia, Museum Kesenian, Museum Arkeologi, Museum Sejarah Alam dan IPA.

3. Museum tertutup, yaitu museum pada umumnya, tempat penyimpanan peninggalan-peninggalan kuno di tempat tertutup seperti gedung atau bangunan. Contoh: Museum Fatahilah, Monumen Nasional, Museum Gajah.

4. Museum terbuka, yaitu tempat penyimpanan peninggalan-peninggalan kuno di lapangan terbuka, karena koleksinya yang sangat besar sehingga tidak bisa dipindahkan, maka tetap dilestarikan di lapangan luas. Contoh: Candi Borobudur, Candi Prambanan.

5. Museum Pemerintah atau Negeri, yaitu museum yang dikelola oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga-lembaga milik pemerintah. Contoh: Museum Nasional dikelola oleh pemerintah pusat, Museum Sejarah Jakarta dikelola oleh pemerintah daerah DKI Jakarta, Museum Satria Mandala dikelola oleh TNI.

6. Museum Swasta, yaitu museum yang dikelola oleh yayasan atau keluarga. Contoh: Museum Affandi, Museum Dullah, Museum Adam Malik.


BAB III: METODOLOGI PENELITIAN

A. Sumber Data

Sumber data dari makalah ini adalah para pengunjung museum mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, dan masyarakat umum yang berdatangan ke museum-museum yang dituju oleh penulis, seperti Museum Indonesia (TMII) yang terletak di Jakarta Timur dan Museum Fatahilah yang terletak di Jakarta Pusat.

B. Teknik Pengumpulan Data

Untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan, penulis melakukan observasi secara langsung dengan mengunjungi museum-museum yang dituju, kemudian penulis melakukan wawancara dengan beberapa pengunjung museum mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, serta masyarakat umum dengan menanyakan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan museum.

C. Teknik Analisis Data

Langkah-langkah yang digunakan untuk menganalisis data adalah sebagai berikut:

1. Data yang telah diperoleh, kemudian dibandingkan sesuai dengan minat masing-masing masyarakat terhadap museum mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, dan masyarakat umum. Fokus penelitian ini adalah minat masyarakat terhadap museum.

2. Setelah dibandingkan, kemudian data dikelompokkan kedalam bagian tersendiri sesuai dengan status masyarakat mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, dan masyarakat umum.

3. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif sehingga penulis membuat deskripsi sebagai penjelasan mengenai minat masyarakat terhadap museum.

BAB. IV: ISI DAN PEMBAHASAN

A. Minat Masyarakat Terhadap Museum

Dari hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa masyarakat di kalangan pelajar dan mahasiswa masih memiliki minat yang cukup tinggi terhadap museum. Mereka sering mengunjungi museum tidak hanya pada hari-hari libur saja setidaknya setiap 1 bulan sekali mereka mengunjungi museum. Adapula yang sering mengunjungi museum tetapi dengan jangka waktu yang tidak menentu.

Sedangkan minat masyarakat di kalangan karyawan dan masyarakat umum, seperti ibu rumah tangga dan lainnya terhadap museum masih minim. Mereka mengunjungi museum hanya pada hari-hari libur saja dan jika hanya ada waktu luang dengan jangka waktu yang panjang dan tidak menentu.

B. Museum yang Paling Disenangi Masyarakat

Museum yang paling sering dikunjungi masyarakat adalah Museum Sejarah Jakarta atau yang biasa dikenal dengan nama Museum Fatahilah yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat. Karena di museum ini terdapat banyak peninggalan-peninggalan kuno masyarakat Indonesia di zaman Belanda. Serta bentuk bangunan yang terkesan kuno dan tua yang menarik perhatian masyarakat.

Selain itu, ada Monumen Nasional atau Monas yang terletak di Jakarta Pusat yang juga merupakan museum yang paling sering dikunjungi masyarakat setelah Museum Fatahilah. Karena museum ini memiliki bangunan unik yang sangat tinggi yang bisa digunakan untuk melihat ke seluruh sudut kota Jakarta jika melihat dari puncak Monas. Serta adanya taman-taman indah yang mengelilingi Monas yang membuat masyarakat tertarik untuk mengunjunginya.


Selanjutnya, Museum Ikan Air Tawar yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur yang paling sering dikunjungi masyarakat setelah Museum Fatahilah dan Monas. Karena museum ini memiliki objek yang menarik dan berbeda dari museum-museum lainnya, yaitu berupa berbagai macam jenis ikan air tawar yang ada di dunia. Museum ini biasanya dikunjungi oleh keluarga yang ingin memperkenalan anak-anaknya mengenai berbagai macam ikan air tawar.

C. Alasan Masyarakat Mengunjungi Museum

Berbagai macam alasan masyarakat berkunjung ke museum diantaranya untuk kalangan pelajar dan mahasiswa biasanya mereka mengunjungi museum karena adanya tuntutan tugas. Selain itu mereka juga ingin mengetahui dan mempelajari apa yang ada di dalam museum. Walaupun adapula beberapa diantara mereka yang hanya mengunjungi museum hanya untuk bersenang-senang bersama teman-teman.

Sedangkan untuk masyarakat kalangan karyawan atau pegawai kantoran, kebanyakan dari mereka tertarik ke museum karena mereka ingin melepaskan lelah bersama teman-teman setelah seminggu bekerja. Adapua yang hanya tertarik pada bangunan museum yang indah dan unik yang pada akhirnya mereka tertarik untuk melihat isi museum.

Selanjunya, untuk kalangan masyarakat umum, seperti ibu rumah tangga memiliki alasan yang hampir sama seperti masyarakat kalangan karyawan. Ada yang tertarik pada museum untuk mengetahui isi museum setelah mereka melihat bangunan museum yang unik dan indah. Serta adapula masyarakat yang mengajak keluarganya berkunjung ke museum untuk mengetahui dan mempelajari apa yang ada di dalam museum.


D. Kelebihan-Kelebihan pada Museum

Setiap museum memiliki kelebihan masing-masing. Masyarakat menilai suatu museum memiliki kelebihan apabila masyarakat merasa nyaman selama berada di museum serta merasakan kepuasan setelah mengunjungi museum tersebut. Kelebihan-kelebihan yang ada pada museum diantaranya:

1. Harga tiket masuk yang murah
2. Adanya berbagai macam variasi objek di museum yang lengkap
3. Fasilitas yang disediakan lengkap
4. Ruangan museum bersih dan sejuk
5. Lingkungan sekitar museum bersih dan terawat


E. Kekurangan-Kekurangan pada museum

Setiap museum memiliki kekurangan masing-masing. Masyarakat menilai suatu museum memiliki kekurangan apabila masyarakat merasa tidak nyaman selama berada di museum serta merasa tidak puas atau kecewa setelah mengunjungi museum tersebut. Kekurangan-kekurangan yang ada pada museum diantaranya:

1. Ruangan museum yang panas dan kurangnya penerangan
2. Objek yang ada di museum tidak bervariasi dan tidak lengkap
3. Fasilitas yang ada di museum tidak lengkap
4. Lingkungan di sekitar museum kotor
5. Taman yang tidak terawat


F. Kesan Masyarakat Terhadap Museum

Kesan masyarakat terhadap museum bermacam-macam ada yang merasa senang dan puas setelah berkunjung ke museum, adapula yang merasa tidak puas, bahkan ada yang merasa bahwa keadaan museum dan lingkungan sekitarnya sangat memperihatinkan.

Masyarakat bisa merasa senang dan puas setelah berkunjung ke museum. Hal ini disebabkan karena berbagai macam faktor, misalnya faktor kebersihan. Mereka merasa senang dan puas karena museum yang mereka kunjungi terlihat bersih baik itu di dalam ruangan museum ataupun di lingkungan sekitar museum, serta ruangan yang sejuk yang membuat pengunjung merasa nyaman.

Selain itu faktor ekonomi, seperti harga tiket masuk yang murah yang sesuai dengan keuangan measyarakat. Adapula museum yang memiiki berbagai macam variasi objek yang lengkap dan tersedianya fasilitas yang lengkap pula. Sehingga masyarakat sangat menikmati kunjungannya ke museum.

Tetapi ada pula masyarakat yang merasa tidak puas setelah berkunjung ke museum karena disebabkan oleh beberapa hal, seperti fasilitas museum dan objek yang tersedia tidak lengkap, ruangan yang panas, kotor dan gelap sehingga terkesan menakutkan dan membuat masyarakat merasa tidak nyaman.

Selain itu, banyak masyarakat yang memperihatinkan kondisi museum dan lingkungannya yang tidak bersih dan tidak terawat, seperti banyaknya sampah yang berserakan disekitar museum, bangunan museum yang banyak ditumbuhi oleh lumut, dan kolam di sekitar museum yang terlihat kotor. Sehingga membuat masyarakat tidak bisa menikmati kunjungannya ke museum.


BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari hasil penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1. Minat masyarakat khususnya masyarakat umum terhadap museum masih sangat minim. Bagi mereka museum hanya tempat untuk rekreasi bersama keluarga. Begitu pula dengan para karyawan yang menjadikan museum sebagai tempat melepaskan lelah setelah seminggu bekerja.

2. Minat mahasiswa dan pelajar terhadap museum masih cukup tinggi. Mereka sering mengunjungi museum tidak hanya jika ada tugas saja, tetapi mereka juga ingin mengetahui dan mempelajari apa saja yang ada di museum.

3. Museum yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat adalah museum Fatahilah, Monumen Nasional (MONAS), dan Museum Ikan Air Tawar (TMII).

4. Kelebihan pada museum yang paling disenangi oleh masyarakat adalah adanya berbagai macam objek di museum yang lengkap yang dapat menarik perhatian masyarakat serta harga tiket masuk yang murah dan terjangkau dengan keuangan masyarakat.

5. Kekurangan pada museum yang paling tidak disenangi oleh masyarakat adalah lingkungan pada museum yang kotor yang membuat pemandangan di museum menjadi tidak indah.


B. Saran

Adapun saran-saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:

1. Pihak museum harus memperhatikan kebersihan lingkungan di sekitar museum, misalnya menambah tempat pembuangan sampah, membersihkan lumut-lumut yang menempel pada bangunan museum, serta menguras kolam yang ada di sekitar museum agar museum dan lingkungan sekitarnya terlihat lebih indah serta meningkatkan fasilitas dan pelayanan agar para pengunjung merasa lebih nyaman.

2. Bagi para pengunjung museum diharapkan untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena akan merusak dan membuat lingkungan disekitar museum menjadi kotor.

3. Perlunya diadakan acara kunjungan museum bersama yang diselenggarakan oleh suatu organisasi untuk menarik minat masyarakat terhadap museum.

4. Pemerintah perlu mengadakan sosialisasi kepada masyarakat tentang arti pentingnya museum terhadap pelestarian budaya bangsa.

5. Pihak museum juga dapat melakukan berbagai macam acara pada hari-hari libur, misalnya acara perlombaan, pentas seni dan budaya, ataupun bazar. Hal ini akan menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke museum sambil menikmati acara-acara tersebut.

Sabtu, 16 Oktober 2010

Tugas Humas

PENELITIAN TERHADAP KOMUNITAS ANAK PUNK

TUJUAN PENELITIAN

Penelitian yang kami lakukan ini adalah guna mengetahui kehidupan anak-anak punk, mulai dari bagaimana asal mula terbentuknya komunitas mereka, karakteristik anak-anak punk, masalah-masalah yang ditimbulkan dengan adanya komunitas mereka yang menyebabkan adanya reaksi masyarakat terhadap komunitas tersebut. Begitu pula dengan anak-anak punk yang memiliki reaksi terhadap masyarakat, serta cara untuk menangani komunitas tersebut.

METODOLOGI PENELITIAN

Dalam penelitian ini, kami menggunakan pendekatan secara langsung, dimana kami terjun langsung ke lapangan dan berinteraksi dengan komunitas tersebut. Adapun persiapan-persiapan yang kami lakukan untuk dapat berinteraksi dengan mereka adalah sebagai berikut:

•Tidak mengenakan pakaian yang mencolok/ berlebihan.
•Tidak bergerombol saat berinteraksi (karena akan terlihat mencurigakan bagi komunitas mereka).
•Memberikan makanan dan minuman sebagai apresiasi atas kerja sama mereka.
•Melakukan wawancara di tempat umum.

ASAL MULA TERBENTUKNYA KOMUNITAS ANAK PUNK

Pada masa kini dengan adanya globalisasi, banyak sekali kebudayaan yang masuk ke Indonesia, sehingga tidak dipungkiri lagi muncul banyak sekali kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat.

Kelompok-kelompok tersebut muncul dikarenakan adanya persamaan tujuan atau senasib dari masing-masing individu maka munculah kelompok-kelompok sosial di dalam masyarakat.

Kelompok-kelompok sosial yang dibentuk oleh kelompok anak muda yang pada mulanya hanya dari beberapa orang saja kemudian mulai berkembang menjadi suatu komunitas karena mereka merasa mempunyai satu tujuan yang sama.

Salah satu dari kelompok tersebut adalah kelompok “Punk”, terlintas dalam benak bagaimana kelompok tersebut dengan dandanan ‘liar’ dan rambut dicat dengan potongan ke atas, disertai anting-anting. Mereka biasa berkumpul di beberapa titik keramaian pusat kota dan memiliki gaya dengan ciri khas sendiri.

Motto dari anak-anak “Punk” tersebut adalah, “Equality” (persamaan hak) itulah yang membuat banyak remaja tertarik bergabung didalamnya.

“Punk” sendiri lahir karena adanya persamaan terhadap jenis aliran musik “Punk” dan adanya gejala perasaan yang tidak puas dalam diri masing-masing sehingga mereka mengubah gaya hidup mereka dengan gaya hidup “Punk”.

Namun kenyataannya gaya hidup “Punk” ternyata membuat masyarakat resah dan sebagian lagi menganggap dari gaya hidup mereka yang mengarah ke barat-baratan. Sebenarnya, “Punk” juga merupakan sebuah gerakan perlawanan anak muda yang berlandaskan dari keyakinan ”kita dapat melakukan sendiri”.

Gaya “Punk” merupakan hasil dari kebudayaan negara barat yang ternyata telah diterima dan diterapkan dalam kehidupan oleh sebagian anak-anak remaja di Indonesia, dan telah menyebabkan budaya nenek moyang terkikis dengan nilai-nilai yang negatif.

Gaya hidup “Punk” mempunyai sisi negatif dari masyarakat karena tampilan anak “Punk” yang cenderung ‘menyeramkan’ seringkali dikaitkan dengan perilaku anarkis, brutal, bikin onar, dan bertindak sesuai dengan keinginannya sendiri.

Sehingga mengakibatkan pandangan masyarakat akan anak “Punk” adalah sebagai manusia perusak, karena mereka bergaya dengan gaya yang aneh dan sering kali berkumpul di malam hari dan menimbulkan dugaan bahwa mereka mungkin suka mabuk-mabukan, sex bebas dan menggunakan narkoba.

Pada awal pembentukan komunitas “Punk” tersebut terdapat prinsip dan aturan yang dibuat dan tidak ada satu orangpun yang menjadi pemimpin, karena prinsip mereka adalah kebersamaan atau persamaan hak diantara anggotanya. Dengan kata lain, “Punk” berusaha menyamakan status yang ada sehingga tidak ada yang bisa mengekang mereka.


REAKSI MASYARAKAT TERHADAP KOMUNITAS ANAK PUNK

Pada umumnya, masyarakat sangat tidak senang dan merasa terganggu dengan keberadaan komunitas anak punk. Hal ini dapat dilihat dari penuturan seorang pedagang mie yamin yang beragang di daerah Jl. Akses UI, yang merasa terganggu dengan keberadaan komunitas tersebut, karena keberadaan komunitas tersebut dapat mengurangi penghasilan dan merusak properti para pedagang.

Sedangkan bagi para mahasiswa, khususnya mahasiswi, mereka juga merasa resah dan terganggu dengan adanya komunitas tersebut karena secara langsung mereka dapat melakukan pelecehan seksual secara verbal.

Sehingga dengan adanya hal-hal tersebut di atas, maka masyarakat sekitar melakukan usaha-usaha untuk pengusiran komunitas tersebut, seperti:

•Berkoordinasi dengan RT setempat (bisa melalui cara halus atau kasar).
•Melakukan pendekatan secara langsung.
•Pengusiran melalui pihak kepolisian.


REAKSI ANAK PUNK TERHADAP MASYARAKAT

Tidak hanya masyarakat saja yang memiliki reaksi terhadap anak punk, tetapi anak-anak punk tersebut juga memiliki reaksi terhadap masyarakat, seperti:

•Mereka merasa kegiatan mereka tidak mengganggu masyarakat sekitar.
•Mereka tidak peduli dengan aturan-aturan masyarakat terutama pihak berwenang.
•Apabila disikapi dengan keras, maka mereka pun akan bersikap keras dan sebaliknya.

KARAKTERISTIK ANAK PUNK

Adapun karakteristik anak-anak punk adalah sebagai berikut:

•Pada umumnya tidak ada pemimpin di antara mereka, mereka akan mengambil keputusan secara kelompok.
•Mereka sering melakukan pertemuan besar setiap 4 tahun sekali di Jakarta.
•Tidak ada batasan umur untuk bergabung ke dalam komunitas mereka. (Pada komunitas yang kami teliti terdapat anggota termuda yang berusia 12 tahun, sedangkan di daerah lain, anggota termuda berusia 8 tahun)
•Mereka datang dari berbagai daerah-daerah terpencil dan anggota mereka akan bertambah banyak seraya dalam perjalanan.
•Mereka memiliki banyak kelompok dan saling bermusuhan antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.
•Pada umumnya satu kelompok terdiri dari 10-20 orang.
•Secara umum, diluar dugaan kita, mereka adalah orang-orang yang ramah.

SOLUSI

Adapun solusi-solusi yang dapat dilakukan terhadap komunitas anak punk:

•Harus ada perhatian dari pemerintah, tetapi pada kenyataannya tidak ada perhatian pemerintah terhadap komunitas tersebut. Hanya masyarakat sekitar yang berusaha untuk melakukan pengusiran terhadap komunitas tersebut.
•Harus ada hubungan yang baik di dalam keluarga (harmonis), karena anak-anak punk tersebut berasal dari keluarga “broken home” dan adanya keinginan mereka untuk hidup bebas, jadi mereka seperti itu bukan semata-mata karena kemiskinan.
•Harus ada perbaikan ekonomi masyarakat.

Kamis, 29 April 2010

Tugas TPMI ke-6

Lee Ryan


Tak disangka-sangka jika seorang wanita mendapatkan pria yang didambakannya untuk hidup bersama dalam suatu ikatan pernikahan, apalagi jika pria tersebut adalah seorang penyanyi dengan wajah tampan dan suara yang merdu, seperti Lee Ryan. Tentunya ia memiliki banyak penggemar, termasuk saya salah satunya. Lee Ryan adalah seorang penyanyi profesional asal Inggris yang lahir di Chatham, Kent, Inggris, pada tanggal 17 Juni 1983. Ia merupakan mantan anggota dari group band Blue, dan kini menjalani profesi sebagai seorang penyanyi solo.

Lee merilis single pertamanya berjudul Army of Lovers pada tanggal 18 Juli 2005. Pada 1 Agustus ia merilis album solo pertamanya yang berjudul Lee Ryan. Kemudian pada 10 Oktober ia merilis single keduanya yang berjudul Turn Your Car Around. Pada Januari 2006, Lee merilis single ketiganya yang berjudul When I Think of You. Single ini merupakan single terakhir Lee yang dirilis di Inggris.

Blue dibentuk pada tahun 2001 sebelum akhirnya berpisah pada tahun 2005. Blue meraih kesuksesan baik di United Kingdom maupun di dunia internasional dengan sekitar 15 juta rekaman yang terjual di seluruh dunia. Pada April 2009, group ini mengadakan tour Best of Blue sebagai acara reunian mereka.

Para personil blue memutuskan untuk bersolo karir setelah Elton John menyarankan untuk melakukan istirahat pada saat mereka selesai melakukan rekaman versi Sorry Seems To Be The hardest World bersama pada 2002. Dia mengatakan pada kami: “Kalian sudah cukup tua di bisinis ini, dan jika kalian tetap merilis album-album pop dengan nama Blue maka kalian akan jadi membosankan.”

Tetapi ada pula yang mengatakan bahwa Lee Ryan membuat pengakuan jika dirinya yang bertanggungjawab tentang keputusan bubarnya group band ini. Penyanyi yang sekarang menjalani solo karir ini mengatakan, ide untuk break dari Blue datang pertama kali dari dirinya.

Senin, 26 April 2010

Tugas TPMI ke-5

Parlemen di dalam sistem pemerintahan Inggris terdiri dari 2 golongan, yaitu:
1.House of Commons, yang terdiri dari mentri-mentri kabinet yang berasal dari partai mayoritas dalam mejelis rendah (orang-orang kaya yang berpengaruh meskipun mereka bukan kaum bangsawan) yang beranggotakan 659 orang dan dipilih melalui pemilu.

Tugas-tugas House of Commons sebagai speaker adalah sebagai berikut:
•Memegang kekuasaan untuk mengeluarkan surat perintah pemilihan, jika lowongan pekerjaan meningkat.
•Bertanggung jawab untuk menyatakan tagihan yang semata-mata untuk perpajakan nasional sebagai tagihan uang di bawah tindakan parlemen.
•Mengamati aturan parlemen dan tradisi baik secara tertulis ataupun tidak.
•Menafsirkan aturan-aturan yang memihak untuk menjaga ketertiban dan membela hak-hak anggota, termasuk pula hak kebebasan bicara.
•Mengadakan penelitian dengan cermat terhadap polisi dan pengeluaran pemerintah.

2.House of Lords, yang terdiri dari mentri-mentri kabinet yang berasal dari partai mayoritas dalam majelis tinggi (para kaum bangsawan yang diangkat tanpa melalui pemilu karena warisan turun temurun dengan masa jabatan seumur hidup) yang beranggotakan 1222 orang.

Tugas-tugas House of Lords adalah sebagai berikut:
•Mengubah rancangan UU finansial.
•Sebagai lembaga pembahasan publik yang tidak terikat dengan pemerintah yang bekuasa dan didukung oleh House of Commons.
•Memeriksa pekerjaan pemerintah dengan mempertanyakan dan memperdebatkan keputusan yang dibuat oleh mentri dan pemerintah.


5 jenis Archbishops di Inggris:
•Archbishop of Canterbury
•Archbishop of Durham
•Archbishop of London
•Archbishop of Winchester
•Archbishop of York

Tugas TPMI ke-4

PZ. CUSSONS


PZ Cussons didirikan pada tahun 1879 sebagai pos perdagangan di Sierra Leone oleh George Paterson dan George Zochonis sebagai Zochonis Paterson. Perusahaan milik Inggris memperluas operasinya ke Nigeria sebelum akhir abad ke-19. PZ diperluas jauh selama abad ke-20, mengakuisisi pabrik dan mendirikan kantor-kantor di Ghana dan Kenya. Ini adalah salah satu dari tiga atau empat perusahaan yang didominasi komersial Guinea sebagai koloni sebelum 1958.

Pada tahun 1975 Perusahaan mengakuisisi Cussons Group (didirikan oleh Thomas Cussons). Kemudian kantor dan pabrik ditambah di Asia, dengan pabrik pertama PZ's yang dibangun di Thailand pada tahun 1986, dan operasi diperluas ke Indonesia pada tahun 1988.

Salah satu produk dari Cussons yang saya gunakan adalah “Cussons Imperial Sabun Mandi.” Saya menyukai produk tersebut karena produk ini memiliki aroma yang khas, aroma yang berbeda dari sabun-sabun mandi lainnya. Produk ini memiliki aroma yang tidak terlalu semerbak tetapi dapat membuat kita tetap segar.

Selain produk ini, saya juga menggunakan produk Cussons lainnya, yaitu “Cussons Baby, Natural Care Powder.” Saya menyukai produk ini karena produk ini memiliki aroma yang bermacam-macam dan menyegarkan. Bagi saya produk ini sangat nyaman digunakan karena dapat membuat kulit tetap halus, lembut, dan menyegarkan.

Tugas ke-3 TPMI

The Corrs adalah salah satu group band di United Kingdom yang menjadi idola saya. Kelompok ini terdiri dari empat saudara kandung, yaitu tiga perempuan dan seorang anak laki-laki dari keluarga Corr : Andrea (vokal, tin whistle), Sharon (violin, vokal), Caroline (drum, percussion, bodhran, vokal), dan sang kakak Jim (gitar, keyboard, backing vokal). The Corrs memiliki orang tua yang memang berlatar belakang musisi, hingga akhirnya berlanjut pada keempat anaknya.

The Corrs merupakan sebuah band yang beraliran folk rock yang berasal dari Dundalk, Irlandia. Lagu-lagu mereka seperti All The Love In The World, What can I do, Runaway, Radio, So Young, WouldYou Be Happier, Summer Sunshine, dan lainnya sangat berkesan bagi saya. Karena lagu-lagu tersebut mengingatkan kepada saya kepada teman-teman semasa SMA. Sewaktu study tour kami menyanyikan lagu-lagu tersebut bersama-sama di sepanjang jalan. Karena memang kebanyakan dari kami menyukai lagu-lagu dari The Corrs. Kebetulan salah satu teman saya membawa MP3 player dengan berisikan lagu-lagu The Corrs yang lumayan banyak. Perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan pun tidak begitu terasa karena di sepanjang jalan kami terus menyanyikan lagu-lagu The Corrs.

Rabu, 10 Maret 2010

Perayaan di United Kingdom

Diluar festival keagamaan dan hari besar di UK, ada banyak festival tradisional yang bisa dinikmati dalam setahun. Guy Fawkes Night atau Bonfire Night diselenggarakan pada tanggal 5 November di Britania Raya. Bonfire Night dirayakan untuk merayakan kegagalan Guy Fawkes menghancurkan Gedung Pemerintahan dengan pesta kembang api. Kembang api yang pertama tercatat di Inggris berada di pernikahan Raja Henry VII pada tahun 1486. Mereka memperoleh popularitas pada masa pemerintahan Henry VIII, dan Ratu Elizabeth I (1558-1603) ditunjuk sebagai Master Fireworks.

Ada pula Burns Night – biasanya diadakan tanggal 25 Januari, untuk merayakan kehidupan Robert Burns (penulis Skotlandia), diacara ini pengunjung dapat makan malam bersama. Di Wales, Anda dapat mengikuti tradisi Eisteddfod, sebuah perayaan musik, sastra dan pertunjukan seni Wales. Disamping National Eisteddford, ada berbagai macan Eisteddfodau yang diadakan di Welsh, termasuk International Eisteddfod dan Urdd (Pemuda) Eisteddfod. Ini merupakan salah satu festival seni terbesar di Eropa.