Selasa, 04 Januari 2011

Tugas Kepariwisataan

MINAT MASYARAKAT TERHADAP MUSEUM

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin pesat di era modern ini, membuat masyarakat mengikuti berbagai trend modern yang sedang marak belakangan ini, seperti banyaknya masyarakat yang terus mengikuti kemajuan dan perkembangan dalam bidang teknologi, fashion, dan sebagainya. Sehingga mereka enggan untuk menoleh kembali ke belakang, mempelajari sejarah-sejarah pada masa lampau. Mereka sangat menikmati situasi dan keadaaan yang serba modern sekarang ini dan mereka dengan mudah melupakan serta tidak mempedulikan sejarah-sejarah atau peninggalan-peninggalan di masa lampau.

Salah satu bentuk kepedulian Negara terhadap pelestarian sejarah dan peninggala-peninggalan pada masa lampau adalah dengan membangun museum-museum sebagai tempat dimana masyarakat dapat mengetahui dan mempelajari sejarah dan peninggala-peninggalan pada masa lampau dengan mengunjungi museum-museum yang ada. Museum tidak hanya identik dengan kata "kuno", tetapi museum merupakan tempat kita belajar, menggali informasi, dan mengenali bangsa kita. Mungkin saat disebut kata museum yang terlintas adalah benda-benda pra sejarah dan peninggalan-peninggalan kuno, sesungguhnya itu tidak sepenuhnya benar.

Seiring perkembangan waktu dan tuntutan ilmu pengetahuan saat ini, museum tidak lagi menjadi tempat monoton dan terkesan terlalu serius. Sekarang ini, museum tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk menyimpan peninggalan-peninggalan kuno tetapi dapat pula digunakan sebagai tempat refreshing, tempat pelestarian budaya, observasi, sekaligus konservasi flora dan fauna terutama hewan langka dan tumbuhan langka. Tetapi masih banyak masyarakat umum yang enggan untuk berkunjung ke museum, biasanya hanya anak-anak sekolah atau mahasiswa yang sering terlihat sedang mengunjungi museum.


B. Rumusan Masalah

1. Seberapa sering masyarakat mengunjungi museum?
2. Museum apa yang sering dikunjungi oleh masyarakat?
3. Apa alasan masyarakat untuk berkunjung ke museum?
4. Apa saja kelebihan dan kekurangan pada museum?
5. Apa kesan-kesan masyarakat setelah berkunjung ke museum?

C. Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan makalah ini antara lain sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui seberapa besar minat masyarakat terhadap museum.
2. Untuk mengetahui museum apa saja yang banyak diminati oleh masyarakat.
3. Untuk mengetahui alasan masyarakat berkunjung ke museum.
4. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pada museum.
5. Untuk mengetahui kesan-kesan masyaraka setelah berkunjung ke museum.

D. Manfaat Penulisan

Manfaat dalam penulisan makalah ini adalah untuk memberikan informasi kepada semua pihak bahwa sekarang ini museum tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk menyimpan peninggalan kuno saja, tetapi museum juga digunakan sebagai sebagai tempat wisata, tempat pelestarian budaya, observasi, sekaligus konservasi flora dan fauna terutama hewan langka dan tumbuhan langka.

Manfaat lainnya yaitu, mengubah cara pandang masyarakat mengenai museum yang selama ini dinilai sebagai sesuatu yang membosankan. Dengan berkunjung ke museum, kita dapat mempelajari sejarah dan peninggalan pada masa lampau secara lebih efektif. Tidak hanya mendengarkan cerita atau membaca layaknya di buku, di museum pengunjung juga bisa menyaksikan secara langsung bukti sejarah dan peninggalan-peninggalan tersebut. 2
BAB II: KAJIAN TEORI

A. Pengertian Minat

Minat adalah sumber motivasi yang mendorong seseorang untuk melakukan apa yang ingin dilakukan dengan penuh kesadaran. Minat harus dipandang sebagai suatu kesadaran, karena minat merupakan aspek psikologis seseorang untuk menaruh perhatian terhadap kegiatan tertentu dan mendorong seseorang untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

B. Pengertian Masyarakat

Masyarakat adalah suatu perkumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan yang sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok atau kumpulan manusia tersebut.

C. Pengertian Museum

Museum adalah suatu lembaga tempat penyimpanan, perawatan, pemeliharaan, pengamanan, pengoleksian, pemanfaatan benda-benda bukti material hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian budaya bangsa, yang bersifat terbuka untuk umum serta bersifat melayani kebutuhan masyarakat baik untuk pendidikan, penelitian ilmiah, ataupun sekedar untuk kesenangan.


D. Fungsi Museum

Museum memiliki beberapa fungsi, diantaranya:
1. Pengumpulan dan pengamanan warisan budaya
2. Dokumentasi dan penelitian ilmiah
3. Sarana pembelajaran dan penyebaran ilmu bagi masyarakat
4. Pengenalan kebudayaan antar daerah dan antar bangsa
5. Objek wisata

E. Jenis-jenis Museum

1. Museum khusus, yaitu museum yang hanya menyajikan koleksi berupa satu jenis objek ilmu pengetahuan atau kesenian. Contoh: Museum Bahari, Museum Seni Rupa, Museum Perangko, Museum Keramik, Museum Wayang.

2. Museum umum, yaitu museum yang menyajikan koleksi lebih dari satu jenis objek ilmu pengetahuan atau kesenian. Contoh: Museum Indonesia, Museum Kesenian, Museum Arkeologi, Museum Sejarah Alam dan IPA.

3. Museum tertutup, yaitu museum pada umumnya, tempat penyimpanan peninggalan-peninggalan kuno di tempat tertutup seperti gedung atau bangunan. Contoh: Museum Fatahilah, Monumen Nasional, Museum Gajah.

4. Museum terbuka, yaitu tempat penyimpanan peninggalan-peninggalan kuno di lapangan terbuka, karena koleksinya yang sangat besar sehingga tidak bisa dipindahkan, maka tetap dilestarikan di lapangan luas. Contoh: Candi Borobudur, Candi Prambanan.

5. Museum Pemerintah atau Negeri, yaitu museum yang dikelola oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga-lembaga milik pemerintah. Contoh: Museum Nasional dikelola oleh pemerintah pusat, Museum Sejarah Jakarta dikelola oleh pemerintah daerah DKI Jakarta, Museum Satria Mandala dikelola oleh TNI.

6. Museum Swasta, yaitu museum yang dikelola oleh yayasan atau keluarga. Contoh: Museum Affandi, Museum Dullah, Museum Adam Malik.


BAB III: METODOLOGI PENELITIAN

A. Sumber Data

Sumber data dari makalah ini adalah para pengunjung museum mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, dan masyarakat umum yang berdatangan ke museum-museum yang dituju oleh penulis, seperti Museum Indonesia (TMII) yang terletak di Jakarta Timur dan Museum Fatahilah yang terletak di Jakarta Pusat.

B. Teknik Pengumpulan Data

Untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan, penulis melakukan observasi secara langsung dengan mengunjungi museum-museum yang dituju, kemudian penulis melakukan wawancara dengan beberapa pengunjung museum mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, serta masyarakat umum dengan menanyakan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan museum.

C. Teknik Analisis Data

Langkah-langkah yang digunakan untuk menganalisis data adalah sebagai berikut:

1. Data yang telah diperoleh, kemudian dibandingkan sesuai dengan minat masing-masing masyarakat terhadap museum mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, dan masyarakat umum. Fokus penelitian ini adalah minat masyarakat terhadap museum.

2. Setelah dibandingkan, kemudian data dikelompokkan kedalam bagian tersendiri sesuai dengan status masyarakat mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, dan masyarakat umum.

3. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif sehingga penulis membuat deskripsi sebagai penjelasan mengenai minat masyarakat terhadap museum.

BAB. IV: ISI DAN PEMBAHASAN

A. Minat Masyarakat Terhadap Museum

Dari hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa masyarakat di kalangan pelajar dan mahasiswa masih memiliki minat yang cukup tinggi terhadap museum. Mereka sering mengunjungi museum tidak hanya pada hari-hari libur saja setidaknya setiap 1 bulan sekali mereka mengunjungi museum. Adapula yang sering mengunjungi museum tetapi dengan jangka waktu yang tidak menentu.

Sedangkan minat masyarakat di kalangan karyawan dan masyarakat umum, seperti ibu rumah tangga dan lainnya terhadap museum masih minim. Mereka mengunjungi museum hanya pada hari-hari libur saja dan jika hanya ada waktu luang dengan jangka waktu yang panjang dan tidak menentu.

B. Museum yang Paling Disenangi Masyarakat

Museum yang paling sering dikunjungi masyarakat adalah Museum Sejarah Jakarta atau yang biasa dikenal dengan nama Museum Fatahilah yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat. Karena di museum ini terdapat banyak peninggalan-peninggalan kuno masyarakat Indonesia di zaman Belanda. Serta bentuk bangunan yang terkesan kuno dan tua yang menarik perhatian masyarakat.

Selain itu, ada Monumen Nasional atau Monas yang terletak di Jakarta Pusat yang juga merupakan museum yang paling sering dikunjungi masyarakat setelah Museum Fatahilah. Karena museum ini memiliki bangunan unik yang sangat tinggi yang bisa digunakan untuk melihat ke seluruh sudut kota Jakarta jika melihat dari puncak Monas. Serta adanya taman-taman indah yang mengelilingi Monas yang membuat masyarakat tertarik untuk mengunjunginya.


Selanjutnya, Museum Ikan Air Tawar yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur yang paling sering dikunjungi masyarakat setelah Museum Fatahilah dan Monas. Karena museum ini memiliki objek yang menarik dan berbeda dari museum-museum lainnya, yaitu berupa berbagai macam jenis ikan air tawar yang ada di dunia. Museum ini biasanya dikunjungi oleh keluarga yang ingin memperkenalan anak-anaknya mengenai berbagai macam ikan air tawar.

C. Alasan Masyarakat Mengunjungi Museum

Berbagai macam alasan masyarakat berkunjung ke museum diantaranya untuk kalangan pelajar dan mahasiswa biasanya mereka mengunjungi museum karena adanya tuntutan tugas. Selain itu mereka juga ingin mengetahui dan mempelajari apa yang ada di dalam museum. Walaupun adapula beberapa diantara mereka yang hanya mengunjungi museum hanya untuk bersenang-senang bersama teman-teman.

Sedangkan untuk masyarakat kalangan karyawan atau pegawai kantoran, kebanyakan dari mereka tertarik ke museum karena mereka ingin melepaskan lelah bersama teman-teman setelah seminggu bekerja. Adapua yang hanya tertarik pada bangunan museum yang indah dan unik yang pada akhirnya mereka tertarik untuk melihat isi museum.

Selanjunya, untuk kalangan masyarakat umum, seperti ibu rumah tangga memiliki alasan yang hampir sama seperti masyarakat kalangan karyawan. Ada yang tertarik pada museum untuk mengetahui isi museum setelah mereka melihat bangunan museum yang unik dan indah. Serta adapula masyarakat yang mengajak keluarganya berkunjung ke museum untuk mengetahui dan mempelajari apa yang ada di dalam museum.


D. Kelebihan-Kelebihan pada Museum

Setiap museum memiliki kelebihan masing-masing. Masyarakat menilai suatu museum memiliki kelebihan apabila masyarakat merasa nyaman selama berada di museum serta merasakan kepuasan setelah mengunjungi museum tersebut. Kelebihan-kelebihan yang ada pada museum diantaranya:

1. Harga tiket masuk yang murah
2. Adanya berbagai macam variasi objek di museum yang lengkap
3. Fasilitas yang disediakan lengkap
4. Ruangan museum bersih dan sejuk
5. Lingkungan sekitar museum bersih dan terawat


E. Kekurangan-Kekurangan pada museum

Setiap museum memiliki kekurangan masing-masing. Masyarakat menilai suatu museum memiliki kekurangan apabila masyarakat merasa tidak nyaman selama berada di museum serta merasa tidak puas atau kecewa setelah mengunjungi museum tersebut. Kekurangan-kekurangan yang ada pada museum diantaranya:

1. Ruangan museum yang panas dan kurangnya penerangan
2. Objek yang ada di museum tidak bervariasi dan tidak lengkap
3. Fasilitas yang ada di museum tidak lengkap
4. Lingkungan di sekitar museum kotor
5. Taman yang tidak terawat


F. Kesan Masyarakat Terhadap Museum

Kesan masyarakat terhadap museum bermacam-macam ada yang merasa senang dan puas setelah berkunjung ke museum, adapula yang merasa tidak puas, bahkan ada yang merasa bahwa keadaan museum dan lingkungan sekitarnya sangat memperihatinkan.

Masyarakat bisa merasa senang dan puas setelah berkunjung ke museum. Hal ini disebabkan karena berbagai macam faktor, misalnya faktor kebersihan. Mereka merasa senang dan puas karena museum yang mereka kunjungi terlihat bersih baik itu di dalam ruangan museum ataupun di lingkungan sekitar museum, serta ruangan yang sejuk yang membuat pengunjung merasa nyaman.

Selain itu faktor ekonomi, seperti harga tiket masuk yang murah yang sesuai dengan keuangan measyarakat. Adapula museum yang memiiki berbagai macam variasi objek yang lengkap dan tersedianya fasilitas yang lengkap pula. Sehingga masyarakat sangat menikmati kunjungannya ke museum.

Tetapi ada pula masyarakat yang merasa tidak puas setelah berkunjung ke museum karena disebabkan oleh beberapa hal, seperti fasilitas museum dan objek yang tersedia tidak lengkap, ruangan yang panas, kotor dan gelap sehingga terkesan menakutkan dan membuat masyarakat merasa tidak nyaman.

Selain itu, banyak masyarakat yang memperihatinkan kondisi museum dan lingkungannya yang tidak bersih dan tidak terawat, seperti banyaknya sampah yang berserakan disekitar museum, bangunan museum yang banyak ditumbuhi oleh lumut, dan kolam di sekitar museum yang terlihat kotor. Sehingga membuat masyarakat tidak bisa menikmati kunjungannya ke museum.


BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari hasil penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1. Minat masyarakat khususnya masyarakat umum terhadap museum masih sangat minim. Bagi mereka museum hanya tempat untuk rekreasi bersama keluarga. Begitu pula dengan para karyawan yang menjadikan museum sebagai tempat melepaskan lelah setelah seminggu bekerja.

2. Minat mahasiswa dan pelajar terhadap museum masih cukup tinggi. Mereka sering mengunjungi museum tidak hanya jika ada tugas saja, tetapi mereka juga ingin mengetahui dan mempelajari apa saja yang ada di museum.

3. Museum yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat adalah museum Fatahilah, Monumen Nasional (MONAS), dan Museum Ikan Air Tawar (TMII).

4. Kelebihan pada museum yang paling disenangi oleh masyarakat adalah adanya berbagai macam objek di museum yang lengkap yang dapat menarik perhatian masyarakat serta harga tiket masuk yang murah dan terjangkau dengan keuangan masyarakat.

5. Kekurangan pada museum yang paling tidak disenangi oleh masyarakat adalah lingkungan pada museum yang kotor yang membuat pemandangan di museum menjadi tidak indah.


B. Saran

Adapun saran-saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:

1. Pihak museum harus memperhatikan kebersihan lingkungan di sekitar museum, misalnya menambah tempat pembuangan sampah, membersihkan lumut-lumut yang menempel pada bangunan museum, serta menguras kolam yang ada di sekitar museum agar museum dan lingkungan sekitarnya terlihat lebih indah serta meningkatkan fasilitas dan pelayanan agar para pengunjung merasa lebih nyaman.

2. Bagi para pengunjung museum diharapkan untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena akan merusak dan membuat lingkungan disekitar museum menjadi kotor.

3. Perlunya diadakan acara kunjungan museum bersama yang diselenggarakan oleh suatu organisasi untuk menarik minat masyarakat terhadap museum.

4. Pemerintah perlu mengadakan sosialisasi kepada masyarakat tentang arti pentingnya museum terhadap pelestarian budaya bangsa.

5. Pihak museum juga dapat melakukan berbagai macam acara pada hari-hari libur, misalnya acara perlombaan, pentas seni dan budaya, ataupun bazar. Hal ini akan menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke museum sambil menikmati acara-acara tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar